Fakultas Peternakan didirikan pada tanggal 26 Oktober 1961 yang kala itu bernama Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (FKHP). Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor : 92 tertanggal 1 Agustus 1962 FKHP berstatus negeri, terhitung mulai tanggal 1 Juli 1962 dan berada dibawah naungan Universitas Airlangga.

Tanggal 5 Januari 1963, UB dengan seluruh fakultasnya dinegerikan dengan Keputusan Menteri PTIP Nomor 1 tahun 1963. FKHP yang semula berada di bawah naungan Universitas Airlangga dikembalikan ke Universitas Brawijaya.

Sejak tanggal 3 Februari 1972 Perguruan Tinggi Jurusan Perikanan Laut Probolinggo bergabung dengan FKHP UB sebagai Jurusan Perikanan melalui SK Rektor Nomor 229/Pend.5/25-72. Akhir tahun 1970 didirikan Jurusan Kedokteran Hewan sehingga terdapat tiga Jurusan yaitu Jurusan Peternakan, Kedokteran Hewan dan Perikanan. Jurusan Kedokteran Hewan akhirnya bergabung dengan Universitas Airlangga di Surabaya terhitung mulai bulan Agustus 1972 hingga sekarang.

Berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0220/B/1973 tanggal 3 Desember 1973, nama FKHP berubah menjadi Fakultas Peternakan (FAPET) terhitung mulai tanggal 1 Januari 1973. Melalui SK Rektor Universitas Brawijaya No. 51/Sk/77 tanggal 5 Juli 1977 nama Fakultas Peternakan UB. Dalam perkembangan selanjutnya pada tanggal 13 Mei 1983 Jurusan Perikanan memperoleh status sebagai Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 39249/I/1983 sehingga  Fapet UB tinggal memiliki satu jurusan yaitu Jurusan Peternakan.

Tahun 1984, melalui SK Dirjen Dikti Nomor 118/Dikti/Kep./1984 Fakultas Peternakan UB diizinkan untuk menyelenggarakan dua jurusan yaitu Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak dan Jurusan Produksi Ternak serta tiga Program Studi bernaung di bawah Dekan yaitu: Program Studi Reproduksi dan Pemuliaan Ternak, Program Studi Teknologi Hasil Ternak serta Program Studi Sosial Ekonomi Peternakan. Selanjutnya berdasarkan dari Surat Dirjen Dikti Nomor 225/Dikti/Kep/1996, maka program studi yang ada di Fakultas Peternakan menjadi empat yaitu: Program Studi Produksi Ternak, Program Studi Nutrisi dan Makanan Ternak, Program Studi Teknologi Hasil Ternak, dan Program Studi Sosial Ekonomi Peternakan.

Tahun 2016 Program Studi Peternakan mendapatkan Akreditasi A dari BAN PT yang berlaku sampai 11 Agustus 2021. Sementara itu Program S2 Ilmu Ternak menyusul mendapat akreditasi A yang berlaku sampai 18 Januari 2018, sedangkan diawal tahun 2013  Program Doktor Ilmu Ternak yang juga mendapat akreditasi A berlaku sampai 14 Februari 2018.

Program Studi Peternakan Program Sarjana (S1) Fapet UB pada Desember 2016 memperoleh sertifikasi internasional yakni Asean University Network Quality Assurance (AUN QA) yang berlaku hingga 9 Desember 2020. sertifikasi AUN QA bisa diunduh di sini

Dewasa ini jumlah mahasiswa Fapet UB mengalami peningkatan yaitu rata-rata 17,6%. Persebaran dan distribusi mahasiswa baru meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, dan Bali.

Staf pengajar berjumlah 90 orang yang terdiri dari 81 berstatus PNS dan 9 orang berstatus non PNS, dengan kualifikasi Guru Besar  sebanyak 17 orang, Doktor 49 orang, dan Magister 31 orang. Sedangkan tenaga kependidikan berjumlah 49 orang, terdiri dari 34 karyawan PNS, 6 non PNS, 6 kontrak Universitas, dan 3 kontrak Fakultas.