Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Wirausaha Ayam Joper untuk Dukung Program OPOP

Wirausaha Ayam Joper untuk Dukung Program OPOP

Senin, 12 Oktober 2020
Oleh : Admin Fapet

Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) mengadakan diskusi online bersama praktisi tentang wirausaha peternakan di pesantren, Sabtu (10/10/2020). Dr. M. Ghofirin (Dosen UNU Surabaya), Dr. Ir. Eko Widodo, M.Agr.Sc., M.Sc (Dosen Fapet UB), Nining Haryuni, SPt.MP (Dosen UNU Blitar), dan Joko Susilo (praktisi ayam joper) dipercaya sebagai narasumber.
Kegiatan tersebut sebagai upaya mendukung program one pesantren one product (OPOP) untuk menguatkan pesantren dengan bisnis utama bidang pertanian. Disamping itu juga menumbuhkan semangat wirausaha dalam budidaya ayam “jowo super” (joper).
Yakni persilangan antara ayam jantan kampung dan ayam ras betina yang dikembangkan Balai Penelitian Ternak Unggas Dirjen Peternakan Departemen Pertanian sejak 2008.
Perkawinan silang dilakukan melalui inseminasi buatan (IB), meski kawin alam juga memungkinkan. Namun pejantan pelung dan bangkok jika dikumpulkan lebih dari satu ekor biasanya akan bertarung satu sama lain.
Menurut Dr. Eko Widodo, ayam joper berpeluang untuk dikembangkan. Sebab masa panen cukup cepat sehingga mempercepat pemutaran modal, serta tekstur daging padat dan tidak mudah hancur saat diolah.
Apalagi saat ini permintaan ayam kampung di pasar lokal semakin meningkat. Akan tetapi budidaya ayam kampung terkendala pada tingkat pertumbuhan yang relatif lamban dan keseragaman bibit. (dta)

Posted in Berita