Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Telur si ” Wonderful Food” , Penjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Telur si ” Wonderful Food” , Penjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Rabu, 15 April 2020
Oleh : Admin Fapet

            Menghadapi pandemik virus Covid-19 yang terjadi saat ini diperlukan pola hidup dan gaya hidup sehat, terutama dalam melaksanakan sanitasi dan personal hygiene. Seperti mandi secara teratur, mengganti dan mencuci baju serta perlengkapan kerja secara rutin, berjemur, serta rajin mencuci tangan.
Akan tetapi hal tersebut tidaklah cukup, diperlukan konsumsi makanan bergizi agar dapat mendukung pembentukan sistem imunitas tubuh. Yakni mekanisme tubuh untuk melawan, mengusir, dan memusnahkan benda-benda asing yang dapat masuk seperti bakteri, virus, jamur serta parasit.
Menurut Dosen Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB), Dr. Ir. Manik Eirry Sawitri, MS, bahan pangan bersumber hewani seperti susu, telur, ikan, dan daging dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sebab produk tersebut mengandung protein tinggi dan penghasil komponen bioaktif untuk meningkatkan imun tubuh, yang dikenal dengan Conjugated Linoleic Acid (CLA).
CLA merupakan asam lemak yang mengandung ikatan rangkap terkonjugasi. Ikatan rangkap pada atom C 9 berbentuk cis dan atom C 11 berbentuk trans, dengan kriteria pangan alami, sehingga dapat dikonsumsi sebagai pangan sehari-hari dan memberikan peran positif bagi kesehatan.
Dalam keadaan perekonomian keluarga yang terbatas seperti sekarang, telur merupakan alternatif prioritas pilihan tepat. Sebab harganya terjangkau dibandingkan dengan bahan pangan sumber protein hewani lainnya.
Telur mengandung air, karbohidrat, lemak, protein, bermacam vitamin dan mineral, serta trace element lainnya, yang berfungsi mensinergi tubuh sehingga telur disebut sebagai wonderful food.
“Si “makanan ajaib” (telur) ini disamping padat gizi juga mengandung lemak pada bagian kuningnya (yolk) yang disebut High Density Lipoprotein (HDL), yang selama ini dikenal sebagai asam lemak baik. Serta OMEGA 3, OMEGA 6, bahkan OMEGA 9 yang terakumulasi pada bagian yolk-nya dan dapat memperbaiki respon imun.” ungkap Riri (sapaan Manik Eirry)
Berbagai vitamin yang dikandung dalam telur mempunyai bermacam fungsi dalam mendukung peningkatan sistem imun tubuh, antara lain  :

  1. Vitamin A : mampu menjaga kesehatan kulit, sistem kekebalan tubuh dan dengan mengkonsumsi 2 butir telur per hari dapat memenuhi kebutuhan 14% vitamin A harian.
  2. Vitamin D : Vitamin D dalam telur terutama di bagian yolk nya berperan dalam penyerapan Kalsium dan Fosfor, berkontribusi pada system imun dan fungsi otot yang sehat. Mengkonsumsi 2 butir telur perhari dapat memenuhi 82% asupan vitamin D yang direkomendasikan.
  3. Vitamin B5 (asam pantothenate): membantu memproduksi vitamin D.
  4. Vitamin B12 : dalam telur diperlukan tubuh untuk membentuk sel-sel darah merah (Haemoglobin), menjaga system kekebalan tubuh dan syaraf dan harus pula diingat bahwa tubuh tidak dapat mensintesa vitamin B12 sendiri. Mengkonsumsi 2 butir telur sehari dapat memenuhi 15% kebutuhan vitamin B12 harian.
  5. Zat besi : berfungsi untuk membawa Oksigen keseluruh  jaringan tubuh dan konsumsi 1 butir telur identik dengan 0,9 mg zat besi.
  6. Vitamin E : mempunyai sifat antioksidan yang dapat menahan serangan radikal bebas, pencegahan Ca tertentu, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan system kekebalan tubuh, pengurangan gangguan mata dan memperlambat penurunan kognitif akibat usia dan penuaan, konsumsi 2 butir telur diketahui dapat menghasilkan 20% kadar kebutuhan vitamin E harian.
  7. Folat : memproduksi sel-sel baru pembentukan sel darah merah yang sehat, menjaga kekebalan tubuh dan mengkonsumsi 2 butir telur harian dapat memenuhi 49% kebutuhan asam folat.
  8. Selenium : mencegah kerusakan akibat radikal bebas atau bersifat sebagai antioksidan, meningkatkan kekebalan tubuh, terdapat dalam jumlah sedikit dalam telur. Konsumsi 2 butir telur dapat memenuhi 41% kebutuhan selenium.

Meskipun diuraikan konsumsi telur dua butir sehari hal ini lebih sesuai bagi konsumen dengan usia produktif ataupun balita dan batita dalam masa pertumbuhan serta bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Namun bagi lansia mengkonsumsi tiga butir telur seminggu sudah cukup, karena dampak buruk akan kolesterol yang kurang bersahabat selalu menyertai. (riri/dta)
 
 
 

Posted in Berita