Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Sekolah Lapang untuk Bekali Pengetahuan Peternak

Sekolah Lapang untuk Bekali Pengetahuan Peternak

Selasa, 4 Pebruari 2020
Oleh : Admin Fapet


Salah satu implementasi kerjasama yang digagas oleh Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) dan Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung adalah membuka sekolah lapang. Tujuannya meningkatkan dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) anggota KAN Jabung yang merupakan kelompok ternak.
Kegiatan tersebut diselenggarakan sejak Desember 2018 lalu dengan diikuti 46 peserta. Kali ini sekolah lapang angkatan II kembali dibuka, Sabtu (1/02/2020), dengan menggaet 27 peserta. Peserta terbagi ke dalam dua kelas, yakni kelas I sebanyak 17 peserta dari angkatan pertama dan kelas II bagi 10 peserta didik baru.
“Sekolah lapang ini nantinya ada empat tingkatan atau kelas. Tingkat pertama mengenai pengetahuan dan teknologi dasar, kedua mengembangkan penerapan teknologi, ketiga beternak berorientasi bisnis, keempat membangun dan mengembangkan industri sapi perah.” kata Prof. Suyadi selaku Dekan Fapet UB
Pertemuan tatap muka sekolah lapang ini dilakukan satu bulan sekali, dengan mengusung materi yang berbeda. Materi kelas I antara lain genetik dan manajemen reproduksi, kesehatan ternak dan penanganan susu, kulaitas dan kuantitas pakan, manajemen lingkungan kandang, Sumber Daya Manusia dan kelembagaan, serta peningkatan produksi.
Sedangkan materi untuk kelas II meliputi peningkatan reproduksi, mutu pakan, kualitas susu, produksi dan kualitas susu, serta kesehatan ternak.
“Kami berharap setelah mengikuti sekolah lapang ini dapat meningkatkan pengetahuan peternak. Sehingga dapat meningkatkan produktivitas ternak.” pungkasnya (dta)
 
 

Posted in Berita