Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

PT Humpuss Pelajari Cara Beternak Kambing ke Fapet UB

Selasa, 26 September 2017
Oleh : Admin Fapet

humpuss

Direktur Utama PT Humpuss Drs. Eko Sunarko, Ak,MM beserta bagian analisa investasi Rizky Dayusman, M.Ag dan partner perusahaan Ir. Judi Sugiyanto, MM,MBA melakukan kunjungan ke Fakultas Peternakan (Fapet) UB, Senin (25/9/2017). Kunjungan tersebut dalam rangka mempelajari cara beternak kambing yang baik dan efisien.

Pasalnya perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar bahan bakar padat, cair, gas, dan produk YBDI ini memiliki rencana untuk mengembangkan bidang peternakan khususnya kambing dan domba. Tujuan tersebut disambut baik oleh Fapet UB.

Bertempat di ruang meeting lt.8, Prof. Suyadi selaku Dekan didampingi Prof. Budi Hartono Wakil Dekan II sekaligus ahli sosial ekonomi peternakan, Dr. Osfar Sjofjan Wakil Dekan III dan ahli nutrisi makanan ternak, Dr. Gatot Ciptadi dosen ahli genetika kambing, serta Dr. Agus Budiarto dosen ahli breeder kambing memaparkan seluk beluk dan teknik pengelolaan ternak kambing.

Prof. Suyadi dalam sambutannya menjelaskan beberapa keuntungan beternak kambing. Antara lain tidak membutuhkan modal yang besar sebab dalam pemeliharaannya tidak memerlukan lahan yang luas, kambing mampu beradaptasi dalam kondisi apapun baik di dataran tinggi maupun rendah, jumlah anak per kelahiran lebih dari satu serta jarak kelahiran pendek.

Sementara itu Dr. Agus memperkenalkan kambing unggulan Fapet yakni kambing boer. Kambing tipe pedaging ini memiliki keunggulan mampu beradaptasi pada semua kondisi iklim, pertumbuhan yang cepat, bentuk tubuh bulat, pedaging teal, dan menghasilkan karkas tinggi sehingga efesiean dalam pemeliharaan.

Menelaah penjelasan yang gamblang dari para ahli ternak, Dirut PT Humpuss mengharapkan kedepannya ada kerjasama antara Fapet UB dengan PT Humpuss untuk pendampingan pengembangan kambing. Harapannya hewan ternak yang dibiakkan nantinya bisa bersaing di pasaran sehingga dapat meningkatkan produksi daging lokal dan memajukan peternakan Indonesia. (dta)

 

Posted in Berita