Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Susu merupakan salah satu pangan strategis yang kaya kandungan gizi sehingga dapat mendukung pembentukan sistem imun yang diperlukan pada masa pandemi seperti sekarang. Namun wabah Covid-19 mempengaruhi peternak sapi perah dalam menyumbangkan produksi susu. Dampak terhadap koperasi susu Indonesia adalah penurunan pendapatan dan penurunan harga jual.

Sementara itu tantangan yang dihadapi oleh peternak meliputi kurangnya pengetahuan manajemen ternak, kurangnya persediaan pakan hijauan dan konsentrat, pengadaan bibit unggul, skala kepemilikan, penerapan pembaharuan teknologi di kandang.

Sedangkan tantangan untuk koperasi susu ialah kemampuan SDM peternak/ staf, manajemen pemasaran, regenerasi peternak/staf, dan peran pemerintah.

Permasalahan tersebut menjadi topik webinar yang diselenggarakan oleh Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB), bertajuk “Tantangan Peternakan Sapi Perah dan Pemasaran Susu Dimasa Pandemi Covid-19”, Rabu (17/06/2020).

Narasumber yang berpastisipasi antara lain Ir. Sugiono, MP (Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak, Ditjen PKH Kementan), Ir. H. Sulistiyanto, MM (Ketua Gabungan Koperasi Susu Indonesia), Efi Lutfiah (Manager Fresh Milk Relationship Frisian Flag Indonesia), dan Bwana Surya (Manager Fresh Milk Development and Services PT Indolakto). Serta Prof. Hendrawan Soetanto (Guru Besar Fapet UB) bertindak sebagai pembahas.

Prof. Hendrawan Soetanto (Guru Besar Fapet UB)

Dalam sambutannya, Prof. Suyadi selaku Dekan mengatakan bahwa kegiatan ini adalah rangkaian peringatan Hari Susu Nusantara (HSN) jatuh pada tanggal 1 Juni. Ia berharap melalui acara-acara HSN dapat meningkatkan jumlah konsumsi susu pada masyarakat, sehingga dapat memajukan sektor peternakan sapi perah di Indonesia.

Dinamika ketahanan dan upaya peningkatan produksi susu dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya peran kebijakan pemerintah, masyarakat produsen ternak, peran industri pengolah susu, sektor pemasaran atau promosi, dan daya konsumsi masyarakat.

“Oleh sebab itu para pelaku peternakan baik dari akademisi dan praktisi harus bekerjasama agar dapat memberikan kontribusi kepada pemerintah dalam pembentukan kebijakan untuk peternakan sapi perah dan persusuan.” jelas Suyadi

Namun Prof. Hendrawan memandang ancaman yang menyerang peternak sapi perah itu dapat dijadikan peluang. Menurutnya peluang bisnis susu segar di Indonesia sangat besar sebab perbandingan konsumsi untuk pasar lokal dengan impor adalah 20 : 80.

“Agar peternak tetap eksis dan dapat memproduksi lebih maksimal maka akademisi peternakan yang ahli secara teoritis harus sering melakukan penyuluhan dan pendampingan kepada peternak. Mulai dari manajemen ternak hingga pembuatan pakan cadangan dan suplemen.” pungkasnya (dta)