Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Pengusaha Keju dan Chef dari Australia Berbagi Ilmu di Fapet UB

Rabu, 16 Agustus 2017
Oleh : Admin Fapet

aussie

Pengusaha keju Richard Thomas dan Chef Todd Wilson dari Australia berkunjung ke Fakultas Peternakan (Fapet) UB, Selasa (15/8/2017). Kunjungan tersebut dalam rangka kuliah tamu dan sharing tentang produk hasil ternak khususnya susu. Bertempat di ruang seminar lantai 6 perkuliahan ini mengundang dosen dan mahasiswa Fapet.

Richard mengatakan berdasarkan survei yang ia lakukan, konsumsi susu dan produk olahannya seperti keju dan yoghurt di Indonesia mengalami peningkatan. Namun sayangnya produk yang beredar di pasaran kualitasnya kurang bagus, karena terdapat banyak tambahan bahan sehingga kandungan nutrisinya bekurang. Padahal berdasarkan pengalamannya membuat keju sejak tahun 1970, keju terbaik dibuat secara rumahan dan berbahan baku fresh milk atau bahkan raw milk.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh Chef Todd yang saat ini memiliki lima restoran di Melbourne dan satu restoran di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa makanan yang baik dibuat dari bahan-bahan organik. Oleh sebab itu ia lebih suka menggunakan susu dari peternak daripada harus membeli susu pabrikan di supermarket. Menurutnya susu yang olahan pabrik mempengaruhi cita rasa dalam masakan.

“Keju terbaik adalah buatan Perancis dan Spanyol sebab mereka menggunakan fresh milk.” tambahnya

Selain memberikan kuliah tamu maksud kunjungan mereka ke Indonesia adalah menjembatani peternak lokal untuk memasarkan produknya. Salah satunya melalui program pengolahan susu hasil peternak lokal. Agus S., salah satu pengusaha sapi perah yang merupakan partner sekaligus translator dalam diskusi ini, memaparkan bahwa program tersebut dicetuskan akibat prihatin dengan kondisi peternak lokal yang kalah dengan perusahaan asing.

Langkah yang akan mereka jalankan ialah mengembangkan usaha pemasaran susu dan keju di Bali. Sebab permintaan susu dan olahannya di Bali sangat tinggi. Sedangkan menurut aturan adat setempat, sapi merupakan hewan suci sehingga tidak diperkenankan untuk memerah susu maupun menyembelih. Mereka akan menggandeng peternak lokal di Jawa Timur untuk menyuplai permintaan tersebut.(dta)

 

Posted in Berita