Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Pendampingan Perguruan Tinggi dalam Penguatan Pakan Ternak

Kamis, 19 Mei 2016
Oleh : Admin Fapet

037f4c6e-2c58-4872-93b1-282a3a81e38d

training of trainers (TOT) penguatan pakan ternak

Daging sapi merupakan salah satu bahan pangan berprotein hewani yang sangat baik dikonsumsi balita, remaja, hingga manula. Seiring peningkatan pendapatan dan jumlah penduduk Indonesia serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi pangan bergizi mengakibatkan konsumsi daging sapi semakin meningkat.  Program pemenuhan kebutuhan daging sapi nasional merupakan salah satu program utama Kementerian Pertanian yang terkait dengan upaya mewujudkan ketahanan pangan hewani  khususnya ternak sapi potong.
Menurut hasil survey karkas tahun 2011, kondisi peternakan di Indonesia saat ini hampir 98% pola pemeliharaan sapi dilakukan secara tradisional oleh peternak berskala kecil yang menghasilkan 85% ternak potong berkondisi sedang dan kurus. Sedangkan secara genetis, ternak tersebut masih dapat mencapai bobot potong yang optimal. Selain itu angka kelahiran pada indukan masih rendah karena banyaknya kasus gangguan reproduksi yang ditemukan dalam kelompok pengembangbiakan sapi potong. Intervensi pemerintah dalam perbaikan kualitas pakan diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Salah satunya melalui pendampingan dari pihak Perguruan Tinggi untuk mengubah pola pikir peternak tradisional dalam pemberian pakan ternak yang lebih berkualitas. Perguruan Tinggi sebagai agent of change dengan adanya fungsi Tri Dharma diharapkan dapat memberikan andil dan peran aktifnya dalam pelaksanaan kegiatan penguatan pakan sapi potong.
Oleh karena itu Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menggelar Training of Trainers (TOT) untuk memberikan program pendampingan kepada kelompok ternak. Diikuti oleh 8 Fakultas Peternakan dan Pertanian pada Perguruan Tinggi di Indonesia, diantaranya Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang, Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung, Universitas Lampung (UNILA) Lampung, Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Universitas Brawijaya (UB) Malang, Universitas Udayana (UNUD) Bali, dan Universitas Hasanudin (UNHAS) Makasar. Program pendampingan ini bertujuan untuk memotivasi kelompok ternak dalam upaya perbaikan pakan sehingga akan meningkatkan produksi dan produktivitas sapi potong.
Kegiatan TOT yang dilaksanakan di Ruang seminar lt.6 Gd.V Fapet pada Rabu (18/5), bertujuan untuk tujuan memberikan pemahaman dan persamaan persepsi tentang materi pendampingan kepada para pendamping yang akan melaksanakan pendampingan di kelompok penerima penguatan pakan induk sapi potong Tahun 2016. Pendampingan akan dilakukan selama 3 (tiga) bulan dengan personil dosen dan mahasiswa yang ditugaskan oleh Dekan masing-masing Fakultas serta sesuai SK Direktur pakan. Tiap-tiap Universitas tersebut mendampingi  kelompok ternak asal daerah masing-masing dari kabupaten yang tergabung dalam Sentra Peternakan Rakyat (SPR). (dta)

Posted in Berita