Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Mini Elektro Ejakulator untuk Hewan Peliharaan

Jumat, 10 Juni 2016
Oleh : Admin Fapet

20160609_170920

kelompok mahasiswa UB ciptakan alat mini elektro ejakulator

Hewan peliharaan merupakan hewan yang dipelihara sebagai teman sehari-hari manusia, memiliki karakter setia pada majikan, penampilan menarik, mengeluarkan suara yang indah, lucu, dan menggemaskan. Breeding hewan ini biasanya dengan cara mengawinkan saat indukan birahi, namun melalui alat yang diciptakan oleh kelompok Mahasiswa Universitas Brawijaya breeder animal pet tidak perlu repot-repot mengawinkan dengan mempertemukan indukan dan pejantan secara langsung.
Tim yang terdiri dari Mirsa Ita Dewi Adiana (Fapet 2013), Rizky Ilham Mitharangga (Fapet2014), Bekti Sri Utami (FKH 2013), Ahmad Sirojuddin (Teknik Elektro 2012), dan M. Derry Affandi (Teknik Mesin 2012) menciptakan alat mini elektro ejakulator. Alat yang diciptakan melalui PKM Karsa Cipta ini merupakan alat untuk mengejakulasi hewan jantan. Bertujuan membantu hewan (khususnya hewan peliharaan) yang berukuran tubuh kecil seperti kucing, anjing, luwak serta satwa langka berkebutuhanan khusus untuk ditampung spermanya yang dapat difungsikan sebagai sarana Inseminasi Buatan (IB), penelitian, eksperimental ataupun fertilisasi secara in vitro, dan teknologi reproduksi lainnya.
Invensi alat tersebut menggunakan kombinasi sistem digital berupa mikrokontroler AT91SAM3X8E yang memiliki arsitektur RISC ARM 32 bit dan rangkaian analog dua buah penguat instrumentasi untuk menghasilkan sistem perangsangan hewan sehingga dapat memudahkan dalam koleksi semen (sperma) segar. Invensi ini telah didaftarkan paten di HKI Universitas Brawijaya. Menurut Mirsa, dengan adanya alat ini merupakan suatu terobosan baru sebagai teknologi masa depan untuk penampung semen ternak maupun satwa langka. (dta)

Posted in Berita