Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Menganalisis Integrasi Pasar Ternak Sapi Potong di Kabupaten Kupang, Dosen Undana Peroleh Gelar Doktor

Kamis, 26 Juli 2018
Oleh : Admin Fapet

Dewasa ini permintaan sapi secara nasional terus meningkat setiap tahunnya. Tahun 2014 kebutuhan konsumsi daging mencapai 3,1 juta ekor dan tahun 2015 melonjak menjadi 3,4 juta ekor. Permintaan ternak sapi yang terus meningkat tersebut menyebabkan pedang perantara ternak sapi potong asal NTT juga meningkat .
Harga ternak sapi ditetapkan 34 ribu per kilogram bobot badan hidup (BBH) yang ditimbang di karantina Tenau Kupang, sedangkan harga ditingkat petani hanya 30 ribu. Sementara harga yang dipasarkan di pasaran wilayah Jakarta mencapai 40-41 ribu per kilogram BBH. Disparitas harga ini akan semakin besar jika petani peternak tidak bersedia menggunakan BBH dalam penentuan harga ternaknya.
Faktor penyebabnya antara lain apabila terjadi kenaikan harga di tingkat pedagang besar di Jakarta belum tentu ditransmisikan kepada pedagang antar pulau, begitupula pedagang antar pulau kepada pedagang perantara. Pemukiman petani peternak yang tersebar secara geografis dengan prasarana yang belum memadai serta sistem peternakan belum berorientasi pasar, dimana peternak akan menjual ternaknya pada waktu kebutuhan mendesak.
Berangkat dari fenomena tersebut dosen Fakultas Peternakan Universitas Cendana (Fapet Undana), Ir. Matheos Filipus Lalus .,MP melakukan penelitian berjudul “Analisis Integrasi Pasar Ternak Sapi Potong di Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur”. Penelitian dibawah bimbingan komisi pembimbing Prof. Zaenal Fanani, Dr. Bambang Ali Nugroho, dan Hari Dwi Utami, Ph.D ini dalam rangka menempuh ujian akhir Disertasi di program Doktor program pascasarjana Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB).
Matheous mengatakan tujuan penelitian adalah mengetahui struktur pasar ternak sapi potong di kabupaten Kupang NTT, menganalisis integrasi pasar secara vertikal dalam pemasaran ternak sapi potong, menganalisis distribusi margin dalam pemasaran ternak sapi potong, dan menganalisis besarnya bagian harga yang diterima petani dan harga yang dibayar oleh pedagang besar penerima di Jakarta.
Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara bertahap mulai Kecamatan Contoh hingga Desa Contoh secara purposive. Penentuan responden petani dilakukan secara simple random sampling sebesar 20% dari populasi petani yang pernah menjual ternak sapi, sehingga total responden petani berjumlah 100 responden.
Sementara itu responden pedagang dilakukan dengan metode snow bell sampling dan diperoleh 10 responden pedagang perantara / belantik desa dan empat pedagang antar pulau. Metode analisis yang digunakan adalah pendekatan (S-G-P) sedangkan untuk mengetahui struktur pasar digunakan analisis konsentrasi rasio dan analisis elastisitas transmisi harga.
Berdasarkan hasil pengolahan data yang sedemikian rupa dapat ditarik kesimpulan antara lain secara simultan terjadi integrasi harga secara sempurna diantara pedagang antar pulau, pedagang perantara, dan petani peternak. Namun tidak terjadi transmisi harga yang sempurna karena terjadi peredaman harga pada lembaga perantara yang terlibat dalam pemasaran ternak sapi potong di kabupaten Kupang. Sedangkan dalam jangka panjang harga di tingkat petani peternak dan pedagang perantara, pedagang perantara dan pedangan antar pulau maupun antara petani peternak dan pedagang antar pulau cenderung tidak terintegrasi.
Penelitian tersebut telah diujikan secara terbuka di hadapan pembimbing, penguji, dan audience. Ujian dilaksanakan pada Kamis (26/07/2018).(dta)

Posted in Berita