Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Mahasiswa UB Ciptakan Masker Mulut dari Kokon Ulat Sutera

Mahasiswa UB Ciptakan Masker Mulut dari Kokon Ulat Sutera

Senin, 6 Mei 2019
Oleh : Admin Fapet

Kokon ialah lapisan-lapisan filamen yang berisi pupa. Dimana merupakan hasil akhir dari pemeliharaan ulat sutera yang nantinya akan diubah menjadi benang melalui proses pemintalan. Namun dari tangan kreatif mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) kokon ulat sutera disulap menjadi masker mulut.
Mereka adalah kolaborasi antara mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) dengan mahasiswa Teknik Kimia. Terdiri dari Muhammad Andika Yudha Harahap (Fapet-2016), Velia Berliana (Fapet-2016), Himatul Ulya Al Ulumum Iyah (Fapet-2017), Siti Nur Ulpa (Fapet-2017), dan Losendra Primamas Yunando (Teknik Kimia-2016).
Di bawah bimbingan dosen Fapet UB, Dr. Imam Thohari, selain kokon mereka juga menambahkan daun tanaman herbal tropis asli Indonesia yang dihasilkan melalui penerapan technology open top roller (OTR). Produk pelindung wajah dan terapi kesehatan penyakit hidung ini dinamai Bombyx Mask.
Bombyx Mask mengandung anti-bakteri yang bermanfaat melindungi jaringan kulit dan menyaring sirkulasi udara kotor. Serta fibroin yang dapat mencegah kulit berjerawat. Sedangkan campuran minyak atsiri memberikan aroma relaksasi pada penghirupnya. Sehingga produk ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif terapi stress pada sel syaraf.
Andika Harahap mengatakan inovasi pembuatan produk berawal dari meningkatnya angka penderita penyakit TBC di Indonesia. Penderita mengalami gejala batuk berdahak selama dua minggu, dahak berdarah bahkan hingga sesak nafas. Penyakit tersebut dengan mudahnya dapat mengifeksi orang lain, sehingga penggunaan masker sangat diperlukan. Selain itu meningkatnya limbah masker sekali pakai menyebabkan pencemaran lingkungan.
Melalui produk yang didanai oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM-K) ini mereka berhasil  mengusung gold medal di ajang Internasional. Yaitu Indonesian Internasional Invention Fair 2019 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Aku Indonesia (AKIA). Bertempat di Universitas Machung kegiatan dilaksanakan pada Rabu, (24/04/2019). (dta)
Posted in Berita