Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Kunjungi Fapet UB, KPU Kota Malang Sosialisasikan Formulir A5

Senin, 18 Pebruari 2019
Oleh : Admin Fapet

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang mengunjungi Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB), Kamis (14/02/2019). Kunjungan dilakukan oleh Deny Rachmat Bachtiar, S.Sos selaku komisioner KPU Kota Malang dan Hamdan Akbar S.,S.AP.,M.AP sebagai komisioner Bawaslu Kota Malang. Bertempat di ruang auditorium lt.8 gd.V pertemuan mengundang seluruh mahasiswa Fapet UB, yang bertujuan untuk mensosialisasikan formulir A5 atau pindah tempat pemungutan suara.
Formulir A5 diperuntukan bagi pemilih tambahan, yakni pemilih yang telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Tempat Pemungutan Suara (TPS), namun karena kondisi tertentu tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS yang telah terdaftar. Akan tetapi dapat memberikan suara di TPS lain dengan syarat mengajukan pindah tempat pemungutan suara.
Kondisi yang menyebabkan DPT mengajukan pindah tempat pemungutan suara meliputi menjalankan tugas saat pemungutan suara, menjalani rawat inap di RS atau puskesmas  (berlaku bagi keluarga yang mendampingi), penyandang disabilitas yang menjalani perawatan di panti rehabilitasi, menjalani rehabilitasi narkoba, menjadi tahanan di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan, atau terpidana yang menjalani hukuman penjara, tugas belajar atau menempuh pendidikan menengah atau tinggi, pindah domisili, tertimpa bencana alam, dan bekerja di luar domisilinya.
Mekanisme prosedur pindah pemilih adalah pemilih melaporkan proses pindah pemilih kepada PPS atau KPU/KIP Kabupaten/Kota asal atau tujuan, kemudian PPS atau KPU/KIP Kabupaten/Kota asal tujuan meneliti kebenaran identitas yang bersangkutan pada DPT dengan e-KTP, lalu menerbitkan surat keterangan pindah pemilih menggunakan formulir model A.5.
Pemilih melaporkan pindah memilih dengan membawa formulir model A.5 KPU yang telah distempel ke PPS atau KPU/KPI Kabupaten/Kota tujuan. Proses penyusunan pemilih tambahan dilakukan paling lambat 60 hari sebalum pemungutan suara guna mengalokasikan waktu untuk penyediaan kebutuhan logistik Pemilu. (dta)

Posted in Berita