Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Kembangkan Sapi Madura Fapet Gandeng Kerjasama dengan Unira dan SHERA USAID

Rabu, 23 Januari 2019
Oleh : Admin Fapet

Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) dalam rangka mengembangkan kerjasama internasional, merangkul Universitas Madura (Unira) dan Sustainable Higher Education Research United States Agency for International Development (SHERA USAID). Kerjasama antara three parties ini memfokuskan pada pengembangan sapi Madura.
Naskah kerjasama ditandatangani oleh Prof. Suyadi (Dekan Fapet UB), Dr. Rizqina (Rektor Unira), dan Prof. Bambang Purwantara selaku ketua tim research center SHERA USAID yang berpusat di Institut Pertanian Bogor (IPB). Sementara dana penelitian berasal dari USAID yang dihibahkan ke Indonesia melalui tim research center SHERA.
Perjanjian yang dilakukan pada hari Selasa (22/01/2019), menyebutkan ruang lingkup penelitian terdiri dari penelitian bidang sosial atau kultur peternakan sapi Madura, upaya memperoleh bibit unggul berdasarkan fenotipik, dan metode mendapatkan bibit unggul berdasarkan marga genetika molekuler.
Peran Unira pada penelitian ini adalah sebagai pihak lapang yang terjun ke masyarakat untuk menggali data-data melalui pendekatan budaya. Sebab salah satu kendala saat melakukan penelitian adalah berbasis masyarakat dimana sebagian peneliti bukan penduduk asli Madura sehingga terkedala bahasa, budaya, dan kebiasaan. Sementara pihak Fapet UB berfokus pada marga genetika molekuler untuk mendapatkan bibit unggul pejantan sapi Madura.
“Kami berharap melalui penelitian ini akan memunculkan ahli-ahli sapi Madura yang berbeda spesifikasinya. Misalnya Fapet UB sebagai ahli genetika molekuler dan Unira sebagai ahli sapi Madura berdasarkan kultur.” kata Prof. Suyadi
Sementara output yang diharapkan dari penelitian kerjasama ini adalah metodologis, science, dan publikasi, serta meningkatkan kemampuan staf Fapet dan Unira.
Pada diskusi tersebut bertepatan dengan kedatangan partner dari University of Copenhagen, Denmark, Prof. Rasmus Heller, yang akan mengklasifikasi sapi Madura berdasarkan fungsinya. Yakni fungsi budaya dan fungsi peningkatan produksi daging. Fungsi budaya mencakup sapi karapan, tajek, dan sonok dimana untuk meneliti tersebut diperlukan pendekatan budaya atau sosial kepada masyarakat. (dta)
 

Posted in Berita