JURNAL FAPET

Portal Jurnal-jurnal Peternakan terlengkap yang dihasilkan oleh Dosen-dosen di lingkup Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya.

TRACER STUDY

Hasil tracer study untuk peningkatan kualitas internal dan eksternal fapet ub. Kami sangat menjamin kerahasiaan informasi yang diberikan.

JADWAL KULIAH

Jadwal kuliah semester Ganjil 2018/2019

DOWNLOAD BORANG

Kumpulan Borang Fakultas Peternakan

SIADO

Sistem Informasi Akademik Dosen

SIMITA

Sistem Informasi Peminatan dan Tugas Akhir

KOMPLAIN

Keluhan yang disampaikan akan kami sampaikan kepada unit kerja terkait melalui pimpinan Universitas Brawijaya. Seluruh keluhan akan dikelola oleh PIDK (Pusat Informasi, Dokumentasi dan Keluhan).

REPOSITORY

Kumpulan draft manuskrip jurnal mahasiswa S1 Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

PKBR

Informasi Pembinaan Karakter Berbasis Religi

FapetUB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Kembangkan Potensi Tanaman Saga Pohon untuk Pakan Suplemen Ternak, Dosen Fapet UB Peroleh Gelar Doktor

Foto bersama tim promotor dan penguji

Dosen Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) atas nama Ir. Nurul Siti Kamaliyah, MP, memperoleh gelar doktor. Ia tercatat sebagai mahasiswa program doktor di Fapet UB, dan telah menempuh ujian akhir disertasi, Kamis (28/11/2019).

Dibimbing oleh Prof. Ifar Subagyo, Prof. Kusmartono, dan Prof. Siti Chuzaemi, ia mengusung penelitian berjudul “Potensial Hijauan Tanaman Saga Pohon (Adenathera pavonina L.) sebagai Pakan Suplemen Sapi Madura.

Nurul mengatakan tanaman saga pohon ini banyak ditemukan di Pulau Madura, yang dapat dimanfaatkan sebagai hijauan pakan ternak sapi. Tanaman ini merupakan jenis leguminosa pohon, biasanya digunakan sebagai suplemen untuk meningkatkan performan ternak.

Melalui penelitian ini ia mengamati pertumbuhan, produksi, dan potensi nilai nutrisi sapi Madura yang diberi pakan tanaman saga pohon dengan porsi yang berbeda. Disisi lain juga membantu masyarakat dalam mengelola sumberdaya pertanian lahan kering.

Penelitian dilakukan dalam beberapa tahapan. Tahap awal mengamati pertumbuhan dan produksi hijauan dilakukan di Desa Talang, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura. Dengan menggunakan sampel 60 tanaman, variable yang diamati meliputi tinggi, jumlah daun, dan diameter batang.

Kemudian dianalisis secara deskriptif, dan menghitung produksi hijauan dengan interval dan metode pemotongan yang berbeda. Sampel dibagi menjadi 10 kelompok dengan enam perlakuan.

Pengamatan selanjutnya dilakukan di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Camplong dan Kecamatan Bluto. Ia menggunakan metode survei terhadap 20 tanaman yang berdiameter batang minimum 10 cm dan dipotong empat kali per tahun.

Selanjutnya dosen minat nutrisi dan makanan ternak ini meneliti nilai nutrisi dengan menguji karakteristik kimia hijauan tanaman yang dievaluasi menggunakan sampel hijauan di Camplong dan Bluto.

Langkah terakhir ia mengobservasi produktivitas sapi madura yang diberi makan dengan tingkat suplementasi hijauan tanaman saga pohon yang berbeda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian suplementasi 15 % dapat meningkatkan bobot badan, dengan nilai pertambahan bobot harian sebesar 0.75kg per hari. Kesimpulannya untuk seekor sapi Madura, peternak harus memiliki tiga hingga empat tanaman saga pohon yang dipotong rutin untuk memenuhi kebutuhan pakan suplemennya. (dta)