Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Kefir Minuman Fermentasi Meningkatkan Imunitas di Era New Normal

Kefir Minuman Fermentasi Meningkatkan Imunitas di Era New Normal

Kamis, 25 Juni 2020
Oleh : Admin Fapet

Menghadapi pandemi virus Covid-19 yang melanda dunia, pemerintah menerapkan fase New Normal.  Yakni masyarakat harus beradaptasi dengan virus tersebut, sehingga diperlukan protokol kesehatan dalam melakukan rutinitas di luar rumah. Seperti selalu menggunakan masker, membawa hand sanitizer, mencuci tangan dengan sabun setelah menyentuh fasilitas umum, dan menghindari kerumunan.
Di samping itu pemerintah juga menghimbau untuk mengkonsumsi makanan atau minuman yang bersifat meningkatkan imunitas tubuh. Salah satu contohnya adalah susu fermentasi “kefir”, yakni  produk susu yang difermentasikan dengan menggunakan bakteri asam laktat seperti  Lactobacillus lactis dan Lactobacillus delbrueckii subsp. Bulgaricus. Bahan bakunya adalah susu kambing susu domba, susu unta, susu kerbau, dan susu kuda.
Gubernur Bangka Belitung sudah mengkonfirmasi di media untuk mendukung pengadaan kefir dalam rangka mempercepat penyembuhan pasien COVID-19 dan meningkatkan imunitas para tenaga medis. Para penggiat kefir yang tergabung dalam Komunitas Kefir Indonesia (KKI) pun beramai-ramai untuk berdonasi kefir ke beberapa rumah sakit di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Akan tetapi mereka masih belum tergerak untuk mengurus legalitas ijin edar dari BPOM dan ijin halal dari LPPOM.  Padahal bahan baku kefir yang berupa susu, secara peraturan wajib mendapat ijin tersebut. Selain itu LPPOM belum dapat mengeluarkan sertifikat halal untuk kefir di Indonesia dikarenakan memiliki kandungan etanol melebihi 0,5%.
Menyikapi hal itu Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) mengadakan seminar online bersama akademisi, praktisi, dan pengusaha kefir, Kamis (25/06/2020). Pembicara terdiri dari Prof. Lilik Eka Radiati (Dosen Fapet UB), Dwi Jawarti (BPOM), Agus Singgih (Pemprov Jatim), Prof. Hamsa Samsu (MUI Pusat), dan Amiludin (Fatwa MUI).
Menurut Prof. Lilik, hal positif yang didapat dari pengolahan kefir yairu dapat meningkatkan penyerapan susu dari para peternak lokal sapi perah. Karena hampir 95% para penggiat kefir di Indonesia menggunakan susu segar yang berkualitas dari peternak lokal untuk produksi.
Sementara itu Dwi Jawarti menganjurkan agar para penggiat kefir bersama-sama dengan BPOM melakukan uji klinis dan membuktikan bahwa kandungan ethanol dalam kefir adalah hasil samping. Sehingga mempermudah untuk memperoleh ijin dan label halal. (dta)
 
 
 

Posted in Berita