Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Gunakan Pati Talas sebagai Bahan Penstabil Yogurt Dosen Unikama Raih Gelar Doktor di Fapet UB

Gunakan Pati Talas sebagai Bahan Penstabil Yogurt Dosen Unikama Raih Gelar Doktor di Fapet UB

Senin, 12 Agustus 2019
Oleh : Admin Fapet

 

Ir. Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih,MP.,IPM Bersama dosen pembimbing dan penguji usai ujian disertasi terbuka, Jumat (9/08/2019)

Ir. Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih,MP.,IPM, dosen Fakultas Peternakan Universitas Kanjuruhan Malang (Fapet Unikama) meraih gelar doktor usai melaksanakan ujian disertasi terbuka, Jumat (9/8/2019). Ia tercatat sebagai mahasiswa program doktor ilmu ternak di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB).
Bersama komisi pembimbing Prof. Djalal Rosyidi, Prof. Lilik Eka Radiati, dan Dr. Purwadi, Aju mengusung penelitian berjudul “Penggunaan Pati Talas Lokal (Colocasia esculenta (L.) Schott) sebagai Bahan Penstabil Yogurt”. Penelitian dilakukan sejak Juni 2017 hingga September 2018.
Menurut dosen berpangkat fungsional asisten ahli ini tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan konsentrasi pati talas terbaik, waktu inkubasi terbaik, dan waktu penyimpanan terbaik di suhu refrigerator terhadap karakteristik yogurt set berdasarkan sifat fisiko kimia dan mikrobiologi.
Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan percobaan laboratorium yang didesain dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Meliputi tahap penambahan pati talas, tahap perlakuan masa inkubasi, dan tahap perlakuan waktu penyimpanan.
Pati talas ditambahkan pada bahan baku pembuatan yogurt sebanyak 0% hingga 2,5% dengan waktu inkubasi 18 hingga 42 jam, dan waktu penyimpanan 1 sampai 28 hari. Perlakuan diulang selama empat kali untuk mengamati viskositas, sineresis, daya ikat air, proksimat (kadar air, total padatan, protein kasar, lemak kasar, karbohidrat, abu), pH, keasaman, dan organoleptik.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pati talas lokal level 1,5% menghasilkan kualitas yogurt yang optimal ditinjau dari sifat fisiko-kimia, mikrobiologi dan organoleptik. Serta menghasilkan karakteristik tekstur yang halus, viskositas semi kental, aroma khas yogurt, warna putih, dan rasa sedikit asam. (dta)

Posted in Berita