Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

FGD Bahas Strategi Pemasaran Produk Peternakan Kala Pandemic

FGD Bahas Strategi Pemasaran Produk Peternakan Kala Pandemic

Senin, 22 Juni 2020
Oleh : Admin Fapet

Sebagai upaya pengembangan inovasi dalam hal pemasaran produk-produk peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) mengadakan Forum Group Discussion (FGD), Jumat (19/6/2020). Acara tersebut dilakukan secara daring melalui zoom yang diikuti dari berbagai pelaku kalangan, mulai dari peternak, akademisi, hingga praktisi.
Tema acara kali ini mengangkat tentang Strategi Marketing Produk Peternakan di Masa dan Pasca Covid-19. Alumni Fapet UB tahun 1985, Ir. Yusuf Mulia dipercaya sebagai narasumber, selain itu tenaga pengajar minar Sosial Ekonomi Peternakan, Dr. Bambang Ali Nugroho bertindak menjadi pembahas.

Ir. Yusuf Mulia (Alumni Fapet UB sekaligus Komisaris PT. Aromaduta Rasaprima)

Yusuf mengatakan pada dasarnya elemen permasaran terdiri dari produk, harga, distribusi, dan promosi. Sedangkan strategi marketing adalah SWOT, yaitu strenght (kekuatan), weakness (kelemahan), opportunity (kesempatan), dan temptation (cobaan).
“Produksi bahan pangan pada masa pandemic tidak mengalami perubahan, akan tetapi permintaan turun drastic yang disebabkan tutupnya tempat-tempat publik. Sehingga mengakibatkan over supply dan menghancurkan harga jual.” jelas Yusuf yang saat ini menjabat sebagai Komisaris PT. Aromaduta Rasaprima Denpasar
Hal itu memberikan dampak yang signifikan pada peternak, karena harga pakan tidak turun bahkan bisa naik. Cara untuk menekan biaya pakan adalah mengurangi jumlah ternak khususnya pada fase starter (bibit ayam), grower bahkan finisher (afkir).
Lalu pada fase pasca pandemic permintaan mulai meningkat namun persediaan tidak cukup sehingga harga dipasaran menjadi naik secara drastis. Oleh karenanya ia memberikan gambaran strategi marketing pasca pandemic. Diantaranya opportunity (bisnis makanan sangat), strength dalam hal finance, distribution, dan temptation dalam hal keamanan. (dta)
 
 
 
 
 
 
 

Posted in Berita