Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Fapet UB Adakan Pelatihan Pemantauan Qurban Nasional 2019

Fapet UB Adakan Pelatihan Pemantauan Qurban Nasional 2019

Senin, 29 Juli 2019
Oleh : Admin Fapet

Jelang hari raya Idul Adha, Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) mengadakan pelatihan pemantauan qurban, Senin (29/07/2019). Bertempat di ruang auditorium lt.8 Gd V, kegiatan tersebut diikuti oleh 203 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan umum.
Kegiatan yang digagas oleh BEM ini bertujuan untuk memberikan jaminan kesehatan hewan kurban yang dipotong, sehingga menghasilkan produk yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Sejalan dengan peraturan menteri pertanian no.114 tahun 2014 tentang pemotongan hewan kurban daging dari pemotongan hewan kurban perlu dijamin keamanan, kesehatan, keutuhan, dan kehalalan.
Oleh karenanya sebagai instansi peternakan yang fasih mengenai dunia peternakan, Fapet merangkul Fakultas Kesehatan Hewan (FKH) dan Halal Center UB untuk memberikan materi pelatihan. Materi teknik penyembelihan disampaikan oleh Prof. Djalal Rasyidi (Fapet), kesehatan hewan oleh Dr. Herawati (FKH), dan penanganan hewan kurban oleh Dr. Sucipto (Halal Center).
Kesehatan hewan berkaitan dengan memilih hewan kurban yang sesuai syariat Islam yakni tidak cacat, sehat, dan sesuai umurnya. Pemeriksaan hewan kurban dilakukan dua kali yakni sebelum (ante mortem) dan sesudah (post mortem) disembelih.
Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah penularan penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia (zoonosis). Begitupula pada bagian jeroan, hati, paru-paru, limfa, apabila ditemukan kelainan pada organ tersebut, maka tidak boleh dikonsumsi dan diafkir.
Prof. Djalal mengatakan keberhasilan pengawasan dan pemantauan hewan kurban dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dan peran seluruh petugas pengawas, serta partisipasi masyarakat. (dta)
 
 
 
 

Posted in Berita