Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Bentuk Riset Grup Nutrigenomik Dosen UB Berkolaborasi dengan UQ dan LIPI

Bentuk Riset Grup Nutrigenomik Dosen UB Berkolaborasi dengan UQ dan LIPI

Selasa, 9 Pebruari 2021
Oleh : Humas FapetUB

Dosen Universitas Brawijaya (UB) berkolaborasi dengan dosen University of Queensland (UQ) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berinisiasi membentuk Riset Grup (RG) Nutrigenomik. Sebab  LIPI dan UQ memiliki expertise yang sesuai dengan tujuan pendirian RG.

Tim penggagas terdiri dari Prof. Dr. Ir. Hendrawan Soetanto.,M.Rur.,Sc (Fakultas Peternakan UB), Asri Nurul Huda, S.Pt.,MP.,M.Sc (Fakultas Peternakan UB), Poespitasari Hazanah Ndaru, S.Pt.,MP (Fakultas Peternakan UB),  Siska Aditya, Ph.D (Fakultas Kedokteran Hewan UB), Dr. Nicholas J. Hudson (UQ), dan Dr. Yantyati Widyastuti (LIPI).

Rencana itu diperbincangkan dalam rapat pertemuan virtual melalui ZOOM meeting, Senin (8/02/2021). Menurut Prof. Hendrawan pembentukan riset grup ini mengikuti trend IPTEKS nutrisi di masa mendatang yang mengarah pada precision nutrition sehingga  memerlukan bantuan pengetahuan tentang genomics.

Maka dengan adanya RG Nutrigenomik diharapkan dapat membuka peluang riset kolaborasi internasional antara ketiga intitusi tersebut. Serta mengembangkan riset dalam bidang nutrisi dan makanan ternak agar mengarah kepada kajian nutrigenomik.

“Pada dasarnya kajian nutrigenomik menuntut peneliti lebih banyak bekerja di skala molekuler, namun selama ini di Fapet UB masih belum banyak dikerjakan. Hal ini tentunya menjadi peluang untuk meningkatkan laboratorium skill dan pengetahuan molekuler untuk dosen dan mahasiswa yang nantinya turut terlibat.” jelas Hendrawan (dta)

 

Posted in Berita