Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Ekstrak Daun Sambiloto Berpotensi sebagai Imunomodulator Terhadap Produksi Kambing Peranakan Etawah

Ekstrak Daun Sambiloto Berpotensi sebagai Imunomodulator Terhadap Produksi Kambing Peranakan Etawah

Jumat, 22 November 2019
Oleh : Admin Fapet

Imunomodulator merupakan zat yang dapat meningkatkan imunitas dalam tubuh. Sumber imunomodulator alamiah berasal dari tumbuhan seperti gingseng, the chamomile, minuman lemon, zaitun, dan ekstrak daun zaitun.
Akan tetapi dosen Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB), drh. Rositawati, MP menemukan bahwa ekstrak daun sambiloto berpotensi sebagai imunomodulator. Berdasarkan penelitiannya ia menyimpulkan bahwa ekstrak etanol daun sambiloto (ESL) memiliki potensi sebagai imunomodulator terhadap profil hematologi dan produksi kambing peranakan etawah dengan dosis 1125 mg.
“Selain itu ESL juga berpotensi sebagai imunomodulator terhadap profil hematologi, potensi imunosupresan dan antelmintik terhadap infestasi endoparasit gastrointestinal (GIN).” jelasnya
Penelitian dilakukan selama tiga bulan melewati beberapa tahapan. Pada tahapan awal ia membuat kapsul ekstraksi ESL. Selanjutnya ekstrak tersebut diaplikasikan pada 25 ekor kambing peranakan etawah (PE) dengan dosis yang berbeda-beda.
Parameter yang diukur meliputi profil fisiologi hematologi, jumlah eritrosit, hemoglobin, dan hematokrit, jumlah sel leukosit, sel eosinofil, jumlah telur cacing, konsumsi pakan, dan pertambahan bobot badan. Kemudian data didapat melalui feses dan darah dari vena jugularis dan penimbangan berat badan selama dua minggu sekali.
Hasil penelitian menunjukkan pemberian kapsul ESL dengan dosis 750 mg hingga 1500 mg dapat meningkatkan jumlah sel darah merah, kadar hemoglobin, prosentase hematokrit, sel leukosit, sel eosinofil, imuniglobilin E, menurunkan jumlah telur cacing, dan peningkatan konsumsi pakan.
Melalui penelitian ini Rosita berhasil mendapatkan gelar doktor (Dr), usai menempuh ujian disertasi terbuka, Kamis (21/11/2019). Dia tercatat sebagai mahasiswa program Dokktor di Pascasarjana Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. (dta)

Posted in Berita