Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Dosen Undana NTT Raih Gelar Doktor di Fapet UB

Selasa, 11 April 2017
Oleh : Admin Fapet

disertasi

Ir. Emma Dylem Wie Lawa, MP,  staf pengajar Universitas Cendana (Undana), Kupang – NTT, meraih gelar doktor di Program Pascasarjana Fakultas Peternakan (Fapet) UB. Mahasiswa Program Doktor Ilmu Ternak minat Nutrisi dan Makanan Ternak ini melaksanakan ujian disertasi terbuka, Senin (10/04/2017). Bertempat di ruang sidang utama lt.6, ujian tersebut mengundang tim penguji yang terdiri dari Prof.Dr.Ir. Kusmartono, Dr.Ir. Herni Sudarwati, MS, Dr.Ir. Moch. Nasich, MS, dan Prof. Dr. Mimi Lamid, drh. MP.

Dibawah bimbingan komisi pembimbing Prof. Dr.Ir. Siti Chuzaemi, MS, Prof. Dr.Ir. Hartutik, MP, dan Dr.Ir. Marjuki, M.Sc, mengulas penelitian berjudul Penggunaan Daun Kabesak Putih (Acacia Leucophloea, Roxb) Wild sebagai Pakan Suplemen Terhadap Produktivitas Kambing Lokal. Emma menuturkan bahwa tanaman kabesak putih merupakan tanaman endemik di Pulau Timor, sementara itu daunnya memiliki kandungan PK yang tinggi. Sehingga dapat digunakan sebagai suplemen dalam pakan kambing dengan mengevaluasi efek senyawa tanin yang terdapat di dalamnya.

Penelitian yang menggunakan sampel 25 ekor kambing lokal ini dilakukan secara in vivo dan in vitro. Penelitian in vivo bertujuan untuk mendapatkan level terbaik daun kabesak putih sebagai bahan penyusun konsentrat. Sedangkan secara in vitro digunakan untuk mengevaluasi penggunaan daun kabesak putih sebagai sumber CT dalam konsentrat terhadap proses fermentasi.

Kambing-kambing tersebut diberikan pakan berupa campuran rumput alam dan konsentrat yang terdiri dari daun kabesak putih, bungkil kedelai, bungkil kelapa, dedak padi, dan jagung giling halus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas kambing lokal meningkat setelah pemberian daun kabesak putih dalam konsentrat. (dta)

Posted in Berita