Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Dosen UB Bimbing Peternak dari Program IB Hingga Pengolahan Limbah

Dosen UB Bimbing Peternak dari Program IB Hingga Pengolahan Limbah

Senin, 2 Desember 2019
Oleh : Admin Fapet


Melalui program Doktor Mengabdi, dosen Universitas Brawijaya (UB) lakukan pemberdayaan masyarakat kepada peternak sapi perah di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
Program pemberdayaan dilakukan oleh Dr. Kuswati (Fapet), Dr.Tri Eko Susilorini (Fapet), Prof. Trinil Susilawati (Fapet), dan drh. Ahmad Fauzi, M.Sc (FKH). Kegiatan meliputi penyuluhan program inseminasi buatan (IB), pembuatan silase, peningkatan kesehatan indukan, dan pengolahan limbah.
Dr. Kuswati selaku ketua tim mengatakan bahwa populasi ternak sapi perah di Desa Krisik mencapai 95%. Yangmana setiap harinya menghasilkan sekitar 12.000 liter susu segar. Namun peternak memiliki kendala dengan produktivitas ternak, persediaan makanan dikala musim kemarau, dan limbah yang melimpah.
Untuk meningkatkan produktivitas ternak, kolaborasi dosen peternakan dan kedokteran hewan ini memberikan pelatihan tentang IB dan kesehatan indukan. Menurut Prof. Trinil (ahli reproduksi ternak), lewat metode IB dapat memperbaiki mutu genetik, mencegah kemajiran (mandul), dan mencegah penularan penyakit reproduksi.
Selain itu upaya peningkatan kesehatan induk juga dibutuhkan untuk mengurangi kematian anak sapi (pedet). Sebab pedet yang baru lahir rentan terhadap penyakit, oleh karenanya perlu diberikan perawatan intensif. Caranya menjaga kebersihan kandang, mengandangkan pedet dengan induknya minimal hingga 40 hari setelah lahir, memberi pakan bernutrisi tinggi bagi induk dan anak, serta persediaan air minum harus selalu ada.
Disisi lain di kawasan Desa tersebut limbah perkebunan dan pertanian melimpah ruah dan belum termanfaatkan. Padahal limbah yang berasal dari bungkil kedelai, bungkil kelapa, dedak padi, jagung, dan ongok dapat dijadikan sebagai konsentrat yang kaya protein.
Sedangkan limbah tebon jagung, tebon padi, dan rumput gajah dapat diolah sebagai silase. Yakni pakan berkadar air tinggi dari hasil fermentasi untuk menjaga kesegaran hijauan sebagai cadangan makanan dikala musim kemarau. Sementara limbah dari kotoran ternak dapat dimanfaatkan sebagai biogas dan pupuk kompos.
Pelatihan pengolahan limbah ini pun menjadi salah satu materi yang disosialisasikan kepada peternak. Untuk memudahkan pemberian pakan maupun pengolahan silase, mereka memberikan hibah sebuah mesin copper hijauan,
Kuswati menuturkan, peternakan di Desa Krisik memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Apabila peternak mampu menerapkan program-program tersebut, maka otomatis menambah income untuk meningkatkan perekonomian.
Harapan kedepannya Desa Krisik memiliki pabrik pakan ternak sendiri yang dapat dikomersilkan. (iff/dta)

Posted in Berita