JURNAL FAPET

Portal Jurnal-jurnal Peternakan terlengkap yang dihasilkan oleh Dosen-dosen di lingkup Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya.

TRACER STUDY

Hasil tracer study untuk peningkatan kualitas internal dan eksternal fapet ub. Kami sangat menjamin kerahasiaan informasi yang diberikan.

JADWAL KULIAH

Jadwal kuliah semester Ganjil 2018/2019

DOWNLOAD BORANG

Kumpulan Borang Fakultas Peternakan

SIADO

Sistem Informasi Akademik Dosen

SIMITA

Sistem Informasi Peminatan dan Tugas Akhir

KOMPLAIN

Keluhan yang disampaikan akan kami sampaikan kepada unit kerja terkait melalui pimpinan Universitas Brawijaya. Seluruh keluhan akan dikelola oleh PIDK (Pusat Informasi, Dokumentasi dan Keluhan).

REPOSITORY

Kumpulan draft manuskrip jurnal mahasiswa S1 Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

PKBR

Informasi Pembinaan Karakter Berbasis Religi

FapetUB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Doktor Mengabdi : Tingkatkan Produktivitas Ternak dan Pendapatan Peternak Kambing di Desa Burno, Kabupaten Lumajang

Desa Burno berada pada ketinggian di atas700 m dpl yang terletak di kaki Gunung Semeru, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Usaha peternakan kambing di wilayah tersebut belum dilakukan secara optimal sehingga performans reproduksi dan produktivitas  ternak rendah. Akibatnya pendapatan masyarakat peternak pun belum bisa meningkat.

Padahal analisis di lapang menunjukkan bahwa sumber daya alam Desa Burno memiliki potensi dan prospek yang menjanjikan dibidang peternakan, pertanian, maupun perkebunan.

Mendalami studi kasus tersebut dosen Universitas Brawijaya (UB) yang terdiri dari Dr. Sri Wahjuningsih (Fakultas Peternakan), drh. Herlina Pratiwi (Fakultas Kedokteran Hewan), dan Firman Jaya, MP (Fakultas Peternakan) melakukan penyuluhan dan pendampingan kepada peternak.

Mereka tergabung dalam tim Doktor Mengabdi yang bertujuan diseminasi dan transfer teknologi dari hasil penelitian yang telah dilakukan untuk meningkatkan produktivitas ternak  serta pendapatan peternak kambing di Desa Burno.

Dr. Sri Wahjuningsih selaku ketua tim memaparkan permasalahan yang dihadapi peternak antara lain manajemen  reproduksi  ternak  kambing  kurang diperhatikan, penanganan penyakit, pemilihan atau pengadaan induk dan pejantan kurang tepat, kualitas pangan, dan pengolahan hasil ternak.

Sebelumnya tim telah melakukan penelitian yangmana hasilnya dapat diimplementasikan pada peternakan kambing di Desa Bruno. Yakni berupa teknologi sinkronisasi birahi dan Inseminasi Buatan (IB) dengan memanfaatkan frozen semen menggunakan pengencer berbasis bahan nabati, serta pengolahan pasca panen yang profesional.

”Disamping memberikan penyuluhan tentang manajemen pemeliharaan kambing (good farming practice), kami juga memberikan pengetahuan tentang pembuatan susu pasteurisasi beserta teknik pemasaran produknya. Harapannya upaya ini dapat memberikan pengetahuan dan ketrampilan peternak, untuk meningkatkan produktifitas ternak dan pendapatan peternak.” pungkasnya (dta)