Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Disertasi Rosa Tri Hertamawati : Profil Hormon Pertumbuhan, Performans Reproduksi dan Produksi Puyuh Setelah Program Pembatasan Pakan

Disertasi Rosa Tri Hertamawati : Profil Hormon Pertumbuhan, Performans Reproduksi dan Produksi Puyuh Setelah Program Pembatasan Pakan

Kamis, 1 Agustus 2019
Oleh : Admin Fapet

Dosen Politeknik Negeri Jember (Polije) meraih gelar doktor di program pascasarjana Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB). Ia adalah Ir. Rosa Tri Hertamawati, M.Si yang telah menempuh ujian disertasi terbuka, di ruang sidang senat lt.6 Gd.V, Rabu (24/07/2019).
Dibawah bimbingan Prof. Suyadi, Dr. Edhy Sudjarwo, dan Dr. Osfar Sjofjan, ia melakukan penelitian berjudul “Profil Hormon Pertumbuhan, Performans Reproduksi dan Produksi Puyuh Setelah Program Pembatasan Pakan.”
Rosa mengatakan penelitian itu bertujuan untuk menjelaskan dan membuktikan adanya
peran hormon pertumbuhan setelah program pembatasan pakan secara kualitatif & kuantitatif. Selain itu periode penerapan program sangat diperlukan sehingga dapat diketahui waktu pembatasan pakan yang tepat agar dihasilkan puyuh petelur dengan penampilan produksi dan reproduksi yang tinggi.
Penelitian dilakukan secara dua tahapan dengan menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap pola tersarang (Nested Design) dan Completely Rondomized Design. Pada tahap pertama menggunakan 500 ekor Day Old Quail betina dengan pembatasan pakan dari ad libitum yang terdiri dari tiga level (100, 90 dan 80%).Pengamatan profil hormon pertumbuhan dilakukan pada umur 28, 35, 42 dan 49 hari.
Selanjutnya penelitian tahap dua menggunakan 420 ekor puyuh starter dengan perlakuan pembatasan pakan pada fase starter (14-42 hari) dan dilanjutkan pada fase layer (point of lay 50% ).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatasan pakan 90% tidak menurunkan produksi telur pada awal produksi. Malahan pembatasan pakan pada masa starter sampai 90% ad libitum akan meningkatkan produksi telur pada masa layer bila pakan kembali diberikan secara ad libitum, dan mencapai puncak produksi pada minggu ke-11.
Sementara itu kandungan kadar kolesterol telur puyuh menunjukkan penurunan pada perlakuan pembatasan masa starter. (dta)
 

Posted in Berita