Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Disertasi Ritha Rahayu M. : Optimalisasi Usaha Kredit Sapi Potong di Kabupaten Donggala

Disertasi Ritha Rahayu M. : Optimalisasi Usaha Kredit Sapi Potong di Kabupaten Donggala

Jumat, 9 Agustus 2019
Oleh : Admin Fapet

Ujian disertasi terbuka atas nama Ritha Rahayu Mashudie di Fapet UB

Pengembangan agribisnis sapi potong mempunyai peranan yang strategis dalam pembangunan nasional. Sebab sapi potong berkontribusi penyumbang daging nomor dua di Indonesia setelah daging ayam. Namun agribisnis sapi potong sebagai sistem bisnis bidang pertanian yang menggerakkan perekonomian rakyat di pedesaan belum berkembang sesuai dengan tujuan pembangunan pertanian.
Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pembangunan pertanian adalah modal. Upaya peningkatan modal, produktivitas, dan pendapatan petani tidak terlepas dari berbagai pelayanan kredit yang diprogramkan oleh pemerintah.
Peran kredit yang strategis dalam pembangunan pertanian dan pedesaan mendorong pemerintah menjadikannya sebagai momentum kebijakan penting. Kredit yang berasal dari program pemerintah sejak lama dilakukan untuk mengisi kesenjangan dana di pedesaan untuk pembangunan pertanian.
Usaha pemerintah untuk mengatasi permodalan disektor peternakan ialah memberikan bantuan sapi potong sistem bergulir dengan prosedur dan jaminan yang sederhana. Pada sistem ini peternak memperoleh ternak dari pemerintah selanjutnya ternak keturunannya disebarkan kembali (revolving) ke peternak lain.
Menilik latar belakang tersebut Ir. Ritha Rahayu Mashudie, M.Si, dosen di Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Tadulako melakukan penelitian berjudul “Optimalisasi Usaha Sapi Potong Penerima Kredit di Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah.”
Penelitian yang diasuh oleh Komisi pembimbing Prof. Budi Hartono, Prof. Zaenal Fanani, dan Dr. Bambang Ali Nugroho ini merupakan tugas akhir syarat memperoleh gelar doktor di Program Pascasarjana Program Doktor Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB). Bertempat di ruang meeting senat lt.6, ia telah melakukan ujian disertasi terbuka pada Kamis (8/08/2019).
Ritha memaparkan tujuan penelitian ialah menganalisis solusi optimal usaha potong terhadap pendapatan petani, jumlah kepemilikan ternak, dan kontribusi usaha sapi potong. Serta mengkaji pengaruh sensitivitas terhadap pendapatan usaha tani dan usaha ternak sapi potong di kabupaten Donggala.
Pemilihan lokasi penelitian dilakukan dengan Multistage Sampling Method, yakni penentuan lokasi penelitian yang dilakukan secara bertahap, yang meliputi provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa. Dosen berpangkat lektor kepala ini mengalami beberapa kendala dalam melakukan penelitian. Misalnya pendapatan petani, jumlah kepemilikan ternak, pertambahan bobot badan harian ternak, pemanfaatan limbah sebagai pupuk, pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ternak, luas lahan, modal kerja, tenaga kerja, dan kredit sapi potong sistem bergulir.
Namun daripada itu dengan menggunakan metode survey dan analisis Linear Doal Programming (LGP) menunjukkan bahwa komoditas di wilayah penelitian adalah padi, kelapa, cengkeh, dan sapi potong. Sedangkan pola usahatani yang teridentifikasi adalah padi dan sapi; padi, kelapa, dan sapi; kelapa dan sapi; padi, cengkeh, dan sapi. Sementara pola tanam yang berkembang yaitu padi, kelapa, dan cengkeh.
Di sisi lain hasil analisis sensitivitas usaha sapi potong yang memberikan pendapatan petani tertinggi adalah perubahan harga tanaman perkebunan naik dan harga jual sapi naik 15 %, sedangkan modal kerja naik 5%, dan kredit sapi potong sistem bergulir 1.00 ST. (dta)

Posted in Berita