Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Daun Pepaya sebagai Pakan Ternak untuk Produktivitas Ayam Arab Silver dan Gold

Selasa, 17 Mei 2016
Oleh : Admin Fapet

disertasi

ujian akhir disertasi Ir. Muharlien, MP

Staf pengajar Fakultas Peternakan, Ir. Muharlien, MP melakukan penelitian mengenai “Produktivitas Ayam Arab Silver dan Gold dengan Pemanfaatan Daun Pepaya (Carica Papaya L.) dalam Pakan”. Penelitian yang digunakan sebagai syarat ujian akhir disertasi ini memanfaatkan daun pepaya sebagai bahan pakan dan feed additive untuk mengembangkan ayam arab.
Ayam arab dikelompokkan dalam dua warna yaitu merah (gold) dan putih (silver), ayam ini sangat potensial untuk dikembangkan. Pasalnya karakteristik telur ayam arab sama dengan telur ayam kampung namun produksi telur lebih tinggi. Selain itu harga jual telurnya lebih tinggi daripada telur ayam ras, karena sistem pemasaran secara per butir bukan per kilo. Menurut Muharlien, permasalahan dalam pengembangan ayam arab ini antara lain potensi belum optimal, biaya pakan mahal, konversi pakan tinggi, dan angka kematian yang tinggi.
Peningkatan produktivitas melalui penggunaan obat-obatan pada ayam dapat menimbulkan residu bagi konsumen yang mengkonsumsi telur dan daging ayam. Oleh karena itu Muharlien berinisiatif menggunakan daun pepaya sebagai alternatif solusi permasalahan tersebut. Daun pepaya di Indonesia tersedia sangat banyak dengan harga murah, pepaya tergolong tanaman obat yang mempunyai kandungan gizi tinggi dan mengandung zat bio aktif. Sehingga memungkinkan sebagai bahan pakan dan obat, untuk meningkatkan produksi dan kesehatan. Penggunaan daun pepaya sebagai bahan pakan dan feed additive pada ayam arab diharapkan dapat menekan biaya pakan, meningkatkan produktivitas, kualitias telur, dan daya tahan tubuh.
Dibawah bimbingan Prof. Dr. Sc. Agr. Ir. Suyadi, MS, Dr. Ir. V.M. Ani Nurgiartingingsih, M.Sc, dan Dr. Ir. Osfar Sjofjan, M.Sc, ia menggunakan 2 tahapan dalam metode penelitiannya, dimana pada tahap pertama digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi karakteristik ayam arab serta menganalisis kandungan zat pakan dan zat aktif pada daun pepaya. Sementara itu penelitian tahap kedua digunakan untuk analisis dan evaluasi pengaruh penggunaan tepung daun pepaya terhadap produktifitas,  yang meliputi karakteristik organ dalam dan usus, performans produksi, kualitas telur, performans reproduksi, dan imunitas tubuh. Materi pada penelitian tersebut menggunakan 60 ekor ayam arab silver dan 60 ekor ayam gold, tepung daun pepaya, serta didukung kandang dan perlengkapannya.
Pada penelitian tersebut ditemukan bahwa ayam arab silver mengkonsumsi pakan lebih sedikit, bobot rendah, jumlah telur dan income over feed cost (IOFC) lebih banyak dibandingkan ayam arab gold. Daun pepaya mengandung zat pakan dan zat bio aktif yang baik untuk digunakan sebagai  bahan pakan dan feed additive untuk ayam arab gold dan silver. Penggunaan daun pepaya 6% dalam pakan menghasilkan produktivitas terbaik yaitu memberikan nilai keuntungan yang tinggi, konversi pakan rendah, dan tidak menurunkan konsumsi pakan ayam arab gold dan silver.
Hasil penelitian tersebut dipresentasikan dihadapan para penguji pada Selasa (17/5), di ruang sidang ujian I lt.2 Gd. II, Fapet UB. Dosen penguji tersebut diantaranya Prof. Ir. Wihandoyo, MS, Ph.D, Dr. Ir. Moch. Sasmito Djati, MS, Prof. Dr. Ir. M. Nur Ihsan, MS, dan Dr. Ir. Edhy Sudjarwo, MS. Setelah melakukan presentasi, Muharlien memberikan saran dalam mengembangkan ayam arab sebagai ayam petelur, sebaiknya menggunakan bibit ayam arab silver dan menggunakan daun pepaya sebagai pakan dengan porsi perbandingan sebesar 6%. (dta)

Posted in Berita