Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Cegah Kebotakan Rambut dengan Kulit Pisang dan Propolis

Cegah Kebotakan Rambut dengan Kulit Pisang dan Propolis

Jumat, 18 September 2020
Oleh : Admin Fapet

Menjaga kesehatan dan keindahan rambut belum cukup hanya dengan rajin mencucinya dan memakai kondisioner. Perlu tambahan pemberian hair tonic yang dapat merawat batang rambut.
Sebab hair tonic memiliki segudang manfaat, seperti mencegah, mengatasi kerontokan, merangsang pertumbuhan rambut, mengontrol produksi sebum (penyebab ketombe) pada kulit kepala, serta melembabkan folikel rambut akibat pewarnaan atau penggunaan hair dryer dan catok.
Akan tetapi produk hair tonic yang beredar dipasar masih banyak menggunakan bahan kimia sintetis. Dimana efeknya dapat mempengaruhi kesehatan kulit, melemahkan kekebalan tubuh, iritasi, hingga penyebab kanker.
Padahal bahan alami seperti kulit pisang kepok yang dicampur propolis dapat diolah menjadi menjadi hair tonic. Lantaran kulit pisang kepok mengandung senyawa antioksidan berupa flavonoid yang berfungsi menstimulasi folikel rambut untuk meregenerasi sel-sel rambut yang rusak.
Kandungan antioksidan dan antibakteri pada kulit pisang kepok juga dapat mencegah ketombe dan membuat rambut lebih berkilau. Sedangkan propolis yang merupakan produk lebah memiliki khasiat untuk menstimulasi pertumbuhan dan menutrisi rambut.
Pembuatan hair tonic berbahan kulit pisang kepok telah dilakukan oleh mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM K) Tahun 2020.
Mereka adalah Septa Rahma Hidayat (Fakultas Peternakan 2018), Lilin Putri Jasmine (Fakultas Peternakan 2017), Eva Nur Hidayah (Fakultas Peternakan 2017), Rahma Andita Desi P. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2018), dan Moh. Mario Alvin Supandhi (Fakultas Ilmu Budaya 2017). Bersama pembimbing Dr. Premy Puspitawati Rahayu., S.Pt., M.P (Dosen minat Teknologi Hasil Ternak Fapet) produk tersebut diberi nama “BIMOLIS”.
“Kulit pisang kepok berasal dari limbah organik UMKM keripik pisang yang kemudian kami olah menggunakan teknologi nano dan menambahkan propolis. Tujuannya agar penyerapan tonik pada rambut lebih cepat sehingga manfaatnya segera terlihat.” Ungkap Hidayat selaku ketua tim
“Penggunaan BIMOLIS diharapkan mampu menjadi solusi preventif dalam mencegah kebotakan. Selain itu, potensi komersialisasi BIMOLIS cukup besar mengingat kebutuhan akan obat-obatan alami pada industri farmasi sangat dibutuhkan dan sejalan dengan himbauan dari Kementrian Kesehatan RI agar masyarakat beralih menggunakan obat-obatan berbahan alami.” pungkasnya [srh/dta]

Posted in Berita