Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Bubur Singkong Hantarkan Mahasiswa Fapet UB Juarai Agriculture Fair 2016

Kamis, 29 September 2016
Oleh : Admin Fapet

IMG-20160924-WA0005

Mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) UB berinovasi mengolah singkong menjadi bubur berbentuk sachet dengan ditambahkan aneka perasa. Bubur singkong buatan Puguh Harianto, Pranaya Arya, Mustaqim ini mengantarkan mereka menjadi juara dalam ajang Agriculture Fair 2016 di Universitas Sumatra Utara (USU). Kegiatan tersebut merupakan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian USU.

Ajang yang dilaksanakan selama lima hari, 21-25/9/2016 mengusung tema “Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change Untuk Membangun Indonesia Mandiri 2025”. Dibimbing oleh dosen, Anie Eka Kusumastuti, S.Pt.,M.Sc, mereka mengangkat karya tulis berjudul “Inovasi Bubur Singkong Aneka Rasa Sebagai Upaya Pengoptimalan Produk UMKM Dalam Peningkatan Taraf Ekonomi Masyarakat Daerah Sumber Waras, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang – Kabupaten Malang”.

 Pranaya menjelaskan bahwa kawasan tersebut memiliki lahan singkong yang potensial. Namun  hasil kebunnya belum diolah secara efektif, para petani  cenderung menjual secara langsung ke pengepul. Setelah melakukan observasi ke lapangan, mahasiswa angkatan 2015 ini berinisiatif membuat olahan berbahan dasar singkong untuk meningkatkan nilai jual. Menurutnya para petani memberikan tanggapan yang  positif serta mendukung rencana mereka.

Bubur singkong memiliki peluang bisnis yang lebih lebar apabila dibandingkan mengolahnya menjadi keripik. Lantaran sudah banyak produsen yang mengolah keripik singkong, selain itu hampir semua produk oleh-oleh berupa keripik baik dari singkong maupun buah.

“Kami sangat senang dan betul-betul tidak menyangka akan menjadi pemenang dalam ajang LKTIN ini. Kami bertiga adalah mahasiswa angkatan 2015 dan ini merupakan karya pertama kami.” (dta)

Posted in Berita