Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Bonggol Pisang Kepok untuk Performan Ternak Babi Fase Grower

Rabu, 19 April 2017
Oleh : Admin Fapet

sabarta

Bonggol pisang kepok merupakan limbah pertanian yang melimpah, murah, dan berpeluang dimanfaatkan untuk mengatasi kendala pakan ternak. Bonggol (corm) sebagai sumber kalori mengandung 79% karbohidrat, antioksidan (flavonoid), dan pati. Namun memiliki kelemahan diantaranya rendah protein, serat kasar tinggi, dan mengandung antinutrisi. Komponen-komponen tersebut berpengaruh negatif pada ternak, salah satunya susah dicerna. Sehingga perlu proses pengolahan dengan cara fermentasi.

Dosen Universitas Cendana (Undana), Ir. Sabarta Sembiring, MS melakukan penelitian mendalam mengenai pengolahan bonggol pisang kepok sebagai pakan ternak. Ia melakukan fermentasi dengan menggunakan yeast/khamir dan kapang, yakni jenis mikroba yang mengandung enzim amilolitik. Lalu mengkombinasikan kedua mikroba tersebut dan diinkubasi selama 72 jam.

Penelitian tersebut dilaksanakan dalam dua tahapan yaitu tahap uji in vitro dan in vivo. Uji in vitro digunakan untuk mengevaluasi kandungan nutrien, kadar antinutrisi, serta kecernaan bahan kering dan bahan organik tanpa fermentasi dan sesudah difermentasi menggunakan khamir dan kapang.

Sementara itu penelitian in vivo bertujuan mengevaluasi performan dan kecernaan pakan dengan menguji hasil terbaik penelitian tahap in vitro pada ternak babi fase grower berumur 10 minggu dengan bobot badan 27 kg.

Kesimpulan yang dapat ditarik ialah apabila olahan bonggol pisang digunakan sebanyak 14% dalam pakan maka akan mempengaruhi pertumbuhan atau kinerja performan babi fase grower, yang meliputi konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan.

Penelitian dibawah bimbingan dosen Prof. Pratiwi Trisunuwati, Dr. Osfar Sjofjan, dan Dr. Irfan H. Djunaidi ini dilakukan untuk memenuhi syarat mendapatkan gelar doktor di Program Pascasarjana Fakultas Peternakan (Fapet) UB. Bertempat di ruang seminar lt.6 Fapet UB, Sabarta melaksanakan ujian disertasi terbuka, Selasa (18/04/2017). (dta)

 

Posted in Berita