Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

BAYOU (Banana Yoghurt) Inovasi Yoghurt dari Kulit Pisang karya Mahasiswa FAPET

Rabu, 8 Juni 2016
Oleh : Admin Fapet

bayou

yoghurt kulit pisang karya mahasiswa Fapet UB

Indonesia merupakan negara penghasil buah pisang (Musa paradisiaca L) terbesar dengan urutan ke delapan di Dunia. Salah satu wilayah penghasil pisang di Indonesia adalah Dusun Dadapan Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang hampir setiap kepala keluarga memiliki tanaman pisang. Pisang di dusun tersebut diolah sebagai keripik yang merupakan salah satu camilan oleh-oleh khas Kota Batu. Namun industri tersebut hanya memanfaatkan daging buahnya saja, sedangkan pengolahan pisang menghasilkan limbah kulit yang tidak memiliki nilai jual. Biasanya hanya digunakan sebagai pakan ternak atau bahkan dibuang yang berdampak mencemari lingkungan.
Hal tersebut yang mendasari mahasiswa Fakultas Peternakan Univeritas Brawijaya membuat suatu inovasi melalui pengabdian masyarakat berjudul “BAYOU (Banana Yoghurt)”. Adapun penggagasnya ialah Irma hanifah (2014), Aprilia Retno (2014), Rani Winardi Wulan Sari (2014), Dwi Hartanti (2014), dan Adi Suroso (2012), dengan dosen pembimbing Anie Eka Kusumastuti, S.Pt, MP, M.Sc. Melalui program tersebut mereka mensosialisasikan dan memberikan penyuluhan pembuatan yoghurt berbahan kulit pisang yang diterapkan pada kelompok wanita tani “MAKMUR ABADI” sejak bulan Mei lalu.
Cara pembuatan BAYOU yaitu dengan mengerok bagian dalam kulit pisang, kemudian diblender dan dicampurkan dengan susu segar. Menggunakan perbandingan 1:1 kemudian dipasteurisasi dengan suhu 73 derajat celcius selama 15 menit. Lalu didikulturisasi yaitu memasukkan bibit yoghurt (Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus) kemudian di inkubasi. Yoghurt tersebut diproduksi dalam bentuk es lilin dan kemasan botol, untuk es lilin dijual dengan harga Rp 500,- per biji sedangkan untuk botol ukuran 350 ml dijual dengan harga Rp 8000,-.
Pasca penyuluhan pertama (Sabtu,7/5) silam, ibu-ibu kelompok Wanita Tani Makmur Abadi sudah mampu memproduksi sendiri dan menjual BAYOU di warung-warung dan SD sekitar. Kelompok mahasiswa ini juga memberikan sosialisasi tentang strategi pemasaran yoghurt dan pengemasan melalui acara rangkaian inti yang dilaksanakan pada Sabtu (4/6) di Balai Dusun Dadapan.
Menurut Irma, kulit pisang memiliki kandungan nutrisi yang masih tinggi salah satunya terdapat subtrat yang disebut silan. Apabila silan dikombinasikan dengan bakteri bacillus maka akan menghasilkan enzim yang disebut silanase, berfungsi sebagai substitusi lemak, makanan aditif anti-beku, dan gula silosa. (dwi/dta)
 

Posted in Berita