Fapet Journal

Portal the most complete Animal Science Journals produced by Lecturers in the Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

Tracer Study

The results of the tracer study to improve the quality of the internal and external fapet UB. We absolutely guarantee the confidentiality of the information provided.

Download Form

Collection of Faculty of Animal Husbandry Forms.

Siado

Lecturer Academic Information System.

SIMITA

Information System for Specialization and Final Project.

Complaint

Complaints that are submitted will be conveyed to related work units through the leadership of Universitas Brawijaya. All complaints will be managed by PIDK (Information, Documentation and Complaints Center).

Repository

A collection of journal manuscripts for undergraduate students of Faculty of Animal Science, Brawijaya University.

PKKMABA

Information Portal for Introduction to Campus Life.

Fapet UB Slides

PowerPoint templatesto boost your presentations

Air Kelapa dan Kuning Telur Sebagai Pengencer Semen Kambing Boer

Jumat, 1 Maret 2019
Oleh : Admin Fapet

Salah satu upaya meningkatkan mutu genetik ternak adalah melalui program Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik. Yakni memasukkan sperma (semen) ke dalam saluran reproduksi betina menggunakan alat yang disebut insemination gun. Keberhasilan IB dipengaruhi oleh kualitas sperma, oleh sebab itu diperlukan metode pembekuan semen untuk mempertahankan kualitas dan memperpanjang masa hidupnya.
Untuk memudahkan pelaksanaan IB dibutuhkan metode pengenceran semen yang harus dipersiapkan sehari sebelumnya. Namun bahan pengencer harus mampu mempertahankan daya hidup semen dan melindungi semen pada saat pendinginan dan glyserolisasi. Pada umumnya pengenceran semen  menggunakan  bahan  seperti trisaminomethane kuning telur yang merupakan  pengencer  sintetik.
Berdasarkan fenomena tersebut Dosen Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Khairun, Ternate, Muhammad Ade Salim, S.Pt.,M.P melakukan penelitian berjudul “Kualitas dan Fertilitas Semen Cair Kambing Boer Selama Pendinginan Menggunakan Pengencer Dasar Air Kelapa (Cocos Nucifera L.)”.
Dibawah bimbingan Prof. Trinil Susilawati, M. Nur Ihsan, dan Dr. Nurul Isnaini penelitian bertujuan mengkaji pengaruh, peran, dan output temuan dari penggunaan air kelapa dan kuning telur sebagai bahan pengencer terhadap kualitas dan fertilitas semen cair kambing boer selama simpan dingin.
Prof. Trinil mengatakan bahan pengencer yang baik adalah murah, sederhana, praktis dibuat, dan memiliki daya preservasi yang tinggi. Misalnya air kelapa dengan harga terjangkau namun memiliki komponen yang bisa menjamin kualitas semen cair pada hewan ternak selama simpan dingin sampai tahapan aplikasi untuk keberhasilan kebuntingan.
Penelitian sebagai syarat menempuh ujian akhir Disertasi di Program Doktor Fapet UB ini menggunakan semen yang berasal dari tiga ekor kambing boer jantan yang berada di laboratorium lapang unit Sumber Sekar, berumur tiga hingga lima tahun. Ada empat tahapan dalam penelitian yaitu pra penelitian, penelitian utama tahap I, penelitian utama tahap II, dan penelitian utama tahap III.
Tahap pra penelitian menggunakan empat perlakuan dan satu kontrol, antara lain P0 (Tris aminomethane + 10% kuning telur), P1 (air kelapa hijau muda + 10% kuning telur), P2 (air kelapa hijau tua + 10% kuning telur), P3 (air kelapa jenis merah tua + 10% kuning telur), dan P4 (air kelapa jenis merah muda + 10% kuning telur) dimana masing-masing perlakuan diulang sebanyak tujuh kali.
Sedangkan pada tahap penelitian tahap I menggunakan satu perlakuan dan satu kontrol yaitu P1. Lalu pada tahap II mencari kadar SOD dan MDA pada P1 dan P0 yang masing-masing percobaan diulang sebanyak tiga kali. Selanjutnya tahap III menggunakan satu perlakuan dan satu kontrol yaitu P0 dan P1 yang diinseminasikan pada masing-masing perlakuan 15 ekor betina sebagai ulangan uji fertilitas in vitro. Kemudian data hasil penelitan ditabulasi dan analisis menggunakan analisis ragam.
Dari penelitan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan air kelapa dan kuning telur sebagai bahan pengencer semen cair kambing boer cukup efektif berperan menjaga kualitas semen cair sampai lama simpan empat hari. Serta menjamin terjadinya kebuntingan hingga kelahiran melalui metode IB bila digunakan pada hari ke satu hingga empat penyimpanan. Air kelapa hijau muda merupakan pengencer terbaik yang dapat menjamin kualitas semen cair kambing boer selama simpan dingin serta menjamin terjadinya kebuntingan melalui metode IB bila digunakan pada hari pertama hingga hari keempat penyimpanan. (dta)

Posted in Berita