Ditulis pada tanggal 27 Pebruari 2018, oleh humas, pada kategori Berita

Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) yang terdiri dari Muhammad Andika Yudha Harahap (ketua), Wahyu Alif Fazrien (anggota), dan Nandika Sekar Guamaharani (anggota) berhasil meraih bronze medals kategori innovation dalam ajang Malaysia Technology Expo 2018.

Tim yang dibimbing dosen Dr. Puguh Surjowardojo ini mengangkat karya tulis berjudul “GEN-POMET (Green Environment Poultry Modern Transportation)”. Yakni sebuah konsep transportasi poultry berbasis implementasi welfare dengan penerapan eco green sebagai upaya mengatasi pencemaran lingkungan udara.

Muhammad Andika mengatakan, melalui ide ini ia dan tim mencoba memberi solusi terhadap permasalahan transportasi pengangkutan unggas khususnya broiler. Sarana transportasi unggas yang umum digunakan adalah box yang dipasang pada mini bus (pickup) atau truk dengan kapasitas yang padat.

Hal tersebut menyebabkan broiler berpotensi tinggi mengalami kematian, terluka, gangguan kesehatan, dan stres. Selain itu polusi udara (bau) dan kotoran ayam yang terjatuh menganggu lingkungan sekitar.

Berbekal ilmu pengetahuan dan teori yang didapat di bangku perkuliahan, mereka menciptakan GEN-POMET. Yakni box transportasi yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan, dengan menerapkan metode Bio Eco Poultry Box (BE-POB).

Dimana bahan BE-POB terbuat dari fiber dan kayu yang lebih ringan, sehingga tidak memakan biaya yang terlalu mahal. Desain box dirancang tertutup namun tetap ada ventilasi sebagai sirkulasi udara. Selain itu terdapat bagian yang disebut filter zeolite dan karbon aktif, yaitu batu alam dan sebuk arang yang berfungsi menyerap bau amoniak kotoran ayam secara bertahap setiap harinya.

Melalui alat ini diharapkan dapat mengurangi pencemaran udara, gangguan penyakit, dan  menurunkan tingkat stres serta menjaga kesejahteraan hewan (animal welfare) sebelum masuk ke Rumah Pemotongan Unggas (RPU).

Malaysia Technology Expo 2018 diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia yang berlangsung selama tiga hari, 22-24 Februari 2018. Kegiatan tersebut mengusung tema “Asia’s Invention and Innovations Marketplace”. (est/dta)