Ditulis pada tanggal 8 Januari 2019, oleh humas, pada kategori Berita

Dosen minat Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB), Prof. Hendrawan Soetanto mengadakan forum group discussion bersama kelompok ternak sapi di Jawa Timur, Senin (07/01/2019). Bertempat di ruang sidang senat lt.6 Gd. V Fapet UB,  kegiatan tersebut mengundang kelompok ternak yang berasal dari Koperasi Unit Desa Sumber Makmur – Ngantang dan Kertajaya – Kediri.

Melalui kegiatan yang dinaungi oleh project Australia – Indonesia Partnership of Rural Economic Development (ARISA) ini, Prof. Hendrawan memaparkan teknik pembuatan pakan ternak hidroponik menggunakan gabah padi. Ia mengatakan idealnya ternak membutuhkan tiga kilogram gabah untuk konsumsi satu hari. Namun dengan menggunakan metode teknik hidroponik satu kilogram gabah akan menghasilkan tujuh kilogram hidroponik padi.

Gabah padi yang sudah bersih digelar di atas nampan yang berisi air selama tujuh hari. Lalu pada permukaan gabah akan ditumbuhi daun-daun. Kemudian gabah digulung seperti karpet dan dapat diberikan kepada ternak. Ukuran tersebut adalah satu porsi makan ternak selama satu hari.

“Metode ini dapat menekan biaya yang harus dikeluarkan oleh peternak. Selain itu ternak juga mendapatkan makanan yang porsinya lebih banyak daripada gabah kering biasa.” kata dosen Nutrisi dan Makanan Ternak

Selanjutnya ia menjelaskan tentang pembuatan silase, yaitu teknik pengawetan hijauan pakan ternak. Silase dimanfaatkan sebagai persediaan kebutuhan makanan saat musim kemarau. Sebab saat musim hujan seperti sekarang persediaan pakan tanaman hijau melimpah. (dta)