Ditulis pada tanggal 5 Oktober 2017, oleh humas, pada kategori Berita

NZ

Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB), M. Ilham Toyib Wicaksono dan Demas Dwi Krismayasa Nugraha melakukan kegiatan magang di New Zealand. Tepatnya di peternakan sapi perah milik peternak sukses asal Indonesia, Reza Abdul Jabbar.

Kedua mahasiswa angkatan 2015 ini memulai kegiatan magang pada 4 Oktober 2017 hingga Desember 2017. Mereka berhasil mengalahkan 19 peserta lainnya melalui tahapan seleksi administrasi, tes fisik, dan wawancara. Penjaringan peserta bekerjasama dengan UKM Barisan Orang Sukses (BOS) Fapet UB. Pasalnya magang di luar negeri merupakan salah satu program kerja BOS. Selain itu UKM bidang kewirausahaan ini telah berpengalaman menangani mahasiswa penerima beasiswa program NTCA, yakni magang bagi mahasiswa peternakan Indonesia di Northen Territorry, Australia.

Namun program magang kali ini bukanlah beasiswa NTCA melainkan tindak lanjut kunjungan Rektor UB ke New Zealand tahun lalu. Kunjungan yang juga diikuti oleh Wakil Rektor I ini mencanangkan kerjasama international dalam hal penempatan mahasiswa Fapet UB untuk melakukan kegiatan magang di peternakan milik Reza. Dalam hal pembiayaan mahasiswa hanya dibebankan untuk mengurus passport dan visa, sedangkan biaya tiket PP ditanggung oleh pihak rektorat. Sementara living cost selama di New Zealand, Reza menyanggupinya.

Sebelum terjun ke lapangan untuk membantu proses kelahiran pèdhèt (anak sapi), memerah susu, dan melakukan Inseminasi Buatan (IB), mereka diharuskan mengikuti training selama 1-2 minggu. Dengan didampingi M. Muchlas, selaku Head Manager yang merupakan alumni Fapet UB.

“Pengembangan skill dan wawasan international untuk mahasiswa sangat diperlukan. Melalui kegiatan magang seperti ini diharapkan lulusan UB membawa cara berfikir yang berbeda terhadap dunia peternakan dan saat kembali ke Indonesia membawa dampak positif bagi perkembangan peternakan Indonesia.” papar Rektor UB, Prof. M. Bisri (dta)